Menjadi Berkat



Air mengalir dari atas ke bawah melalui saluran seperti tampak pada gambar secara terus menerus. Pada saluran  terdapat cabang-cabang yang meneruskan perjalanan air hingga ke tempat yang lebih jauh. Bayangkan apa yang terjadi  pada cabang yang memiliki ujung rapat alias buntu. Air mengendap kemudian menjadi keruh serta tumbuh lumut, sangat berbeda dengan cabang-cabang yang terbuka dan air mengalir terus menerus dengan air yang baru.

Kiranya demikianlah dengan berkat yang kita terima dari Allah yang selalu baru mengalir dalam hidup kita. Adalah pilihan hidup kita, apakah sebagai cabang yang buntu ataukah sebagai cabang yang terbuka yang melanjut berkat Allah yang kita terima kepada sesama sehingga kita menjadi berkat bagi orang lain. Suatu kedamaian hadir dalam hidup kita karena saat kita menjadi berkat kepada orang lain Allah juga secara otomatis memberikan berkatNya juga yang selalu tersedia bagi orang yang dikasihiNya.

Pos ini dipublikasikan di silent dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s