CERAHNYA KASIH ALLAH

Kesulitan tidak akan menyakiti kita kalau kita tidak mengizinkannya untuk mengeraskan kita, membuat kita tawar, pahit dan skeptic. Tetapi, itu tak perlu terjadi. Kesulitan-kesulitan kita sesungguhnya dapat memberikan visi yang segar akan Allah kepada kita dan pandangan yang baru akan kehidupan — pandangan damai dan pengharapan.

Jika kita menjadikan kesulitan sebagai kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang kasih Allah dan kuasa-Nya yang menolong dan memberkati, maka kesulitan akan mengajar kita untuk memperoleh keyakinan yang lebih teguh akan penyediaan-Nya. Lalu , kasih-Nya akan memenuhi hidup kita.

Percayalah kepada Allah seperti seorang anak bergantung kepada Dia sebagai Bapa surgawi Anda yang terkasih dan tidak ada kesulitan yang dapat menghancurkan Anda. Di masa-masa yang paling gelap, di hadapan salib Yesus masih dapat berkata,”Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku” (Yoh 16 : 32).

Menjelang kematian, ketika daging dan hati Anda habis lenyap, Anda akan mampu bergantung pada kedamaian-Nya yang adalah “gunung batuku dan bagianku selama-lamanya.”

Sumber : Hope for Each Day — Billy Graham

Pos ini dipublikasikan di berbagi Firman Allah dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s